Judul : The Business
Penulis : Martina Cole
Halaman : 552 halaman
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Ini kedua kalinya gue nulis review novel yang sama. Ini akibat gue keluar dari Ms.Word dan ketika Ms.Word nanya apa gue mau nyimpen tulisan itu, tanpa sengaja gue klik No. Aaaaaa...ini membuat gue tiba-tiba pengen pindah dari bumi dan bermukim di planet mars.
Baiklah, let's talk abuot The Business!
Bagi
kalian yang sedang terburu-buru cari review nih buku, gue gak bakal banyak cing-cong
kok. Biar kalian bisa segera menentukan pilihan untuk membeli buku ini atau
tidak.
Sekedar
info, dari 10 bintang yang gue punya, gue bakal kasih 7 bintang buat novel ini.
Novel
ini bercerita seputar keluarga. Dengan prolog yang buat gue mengantuk ketika
bacanya. Bisa dibilang penulis Martina Cole terlalu asik bercerita sehingga ia
tidak sadar bahwa ia tuh lagi nulis novel bukannya essai. Hello!!! I’m here.
Sebagai pembaca, gue pun merasa diabaikan. Dengan berlinang air mata, gue pun
melanjutkan sesi baca karena sayang kalau tuh buku gak gue baca (teringat harga
buku dan ongkos kirim).
Ok!
Secara singkat gue bakal ceritain nih novel.
Imelda
Dooley seorang remaja yang sangat cantik. Ia terlalu dimanja oleh kedua orang
tuanya. Dan sifatnya yang buruk,yang bikin gue pengen lempar dia ke novel
twilight biar digigit vampir, membuat keluarganya kacau.
Imelda
hamil diluar nikah. Dan kejadian ini membuat ia shok! Ya, gue juga bakal shok
kalau kaya gitu. Kedua orang tuanya marah besar, bahkan langsung berubah dari
yang menyayangi menjadi benci. Untuk menyelamatkan diri dari kemurkaan ayahnya
yang di sini bahkan saking marahnya sampai mencekik Imelda, ia pun memilih
berbohong. Imelda mengatakan ia diperkosa.
Ayahnya
akhirnya memaafkan Imelda namun ibu dan kedua kakak laki-lakinya tahu bahwa
Imelda berbohong.
Sang
ayah Gerald Dooley pun memburu orang yang telah menghamili putrinya. Dan
pelakunya adalah Jason Parks, anak dari Timothy Parks. Gerald pun datang kerumah
mereka dan langsung membunuh ayah Jason. Namun ketika ia hendak membunuh Jason
di sebuah, justru ialah yang terbunuh. Jason menusuknya dengan pisau yang ia
simpan di saku jaket. Namun Jason kemudian meninggal juga. Ia dibunuh oleh
teman Gerald Dooley dengan cara digorok (detilnya tidak terlalu seram jadi bagi
yang takut darah, ini bukan apa-apa).
Maka
kebohongan Imelda, pada akhirnya membunu tiga orang sekaligus dan membuat dua
wanita menjadi seorang janda.
Setelah
kematian suaminya, Marry Dooley mengambil alih semua tugas, baik menjadi kepala
keluarga, juga menjadi otak bagi bisnis Gerald Dooley. Sebuah bisnis kotor.
Setelah
Imelda melahirkan seorang anak perempuan, sikap gadis itu semakin liar. Ia
tidak peduli terhadap putrinya dan ia sendiri mengkonsumsi narkoba,
mabuk-mabukan dan seringkali melakukan sex bebas. Hidupnya berantakan, tinggal
di sebuah flat kotor dan kemudian ia menjadi pelacur.
Imelda
kemudian memiliki anak laki-laki dari pacarnya. Kedua anak itu ia jadikan
alasan untuk meminta uang pada ibunya, Marry Dooley.
Hingga
suatu hari ia membunuh pacarnya dan melimpahkan kesalahan itu pada anak
perempuannya yang masih kecil. Ia mengatakan pada polisi bahwa Jordanna lah
yang membunuh pacarnya.
Pokoknya
Imelda adalah sosok anak dan juga sosok ibu yang mengerikan. Penulis berhasil
membuat tokoh ini terlihat begitu nyata. Penuturan penulis yang lambat dan
bertele-tele cukup bisa dimaafkan karena ide cerita yang dibangun sangat
menarik.
Sepanjang
cerita kita akan melihat bagaimana anak-anak yang dipaksa hidup dalam
lingkungan menyedihkan. Belum lagi pelecehan seksual serta kekerasan. Namun
yang disayangkan adalah, kenapa penulis begitu terikat dengan Imelda? Saya
sudah cukup mengerti dengan sikap Imelda yang serakah serta kejam yang hampir
memenuhi setiap bab. Yang disayangkan disini adalah, kenapa penulis sedikit
sekali memberi ruang pada Jordanna? Padahal kalau boleh jujur, tokoh seorang
anak yang sangat cantik, diabaikan, kotor, namun begitu tabah, itu lebih
menarik ketimbang Imelda yang membuat pembaca muak. Apalagi di sini pembaca
akan melihat bagaimana pahitnya ketika penulis membuat Imelda selalu beruntung
sementara Jordanna selalu menjadi tokoh yang mengalami kesialan.
Cerita
ini berakhir dengan Imelda yang setelah dibujuk oleh putranya, mau dimasukan ke
penjara untuk menggantikan Jordanna yang telah membunuh suaminya.Tapi kemudian
bebas dan tetap tidak berubah sifatnya. Jordanna yang gila serta Kenny adiknya
yang menjadi pria sukses di dunia hitam tentunya.
The
End. Semoga review gue ini bermanfaat, khususnya buat para maniak buku yang
setiap kali gajian seringkali bingung mau beli novel apa. See you nex time ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar